Archive for August, 2008

Cincin

Kami butuh cincin.
Sebelumnya aku pikir mesti ada satu mata yang bersinar saat ia ditimpa sinar, dia juga memilih itu. Tapi, kelamaan aku pikir cincin tidaklah semestinya bermata…cincin merupakan tanda ikatan…terkecuali cincin pemberian orangtua, yah ,meski itu pun sebuah tanda ‘terikat’ untukmu karena kau belum lagi dewasa demi dirimu sendiri.
Aku lepas cincin pemberian orangtuaku setahun yang [...]

Continue reading »

Pregnancy

Then, my friend was told me that his wife were gettin pregnant. The second time.
Mengejutkan buat gue, karena gue tahu cerita mereka gimana. Anak pertama mereka malah sama sekali tidak dirawat langsung oleh sang Ibu. Dan sekarang mau nambah anak, yang kedua, dengan alasan yang ga gitu masuk akal…”Sekalian aja sekarang, daripada nanti malah ga [...]

Continue reading »

Bila Tidak sesuai Inginmu

Hari ini, ada beberapa target yang mesti dipenuhi.
Beberapa tagihan yang harus dibayar. Keinginan yang harus terpenuhi. Target pekerjaan yang penuh deadline. Semua harus selesai. Finished or even get vanished.
Awalnya semua berjalan lancar. Menjelang sore hari, tiba-tiba sense awal yang aku rasa mulai berkurang…gettin worse, dan memburuk sama sekali. Semua tidak bisa dipenuhi, tidak bisa diselesaikan. [...]

Continue reading »

The Mass Killer

Pembunuh masal.
Menurut wikipedia, mass killer bisa ditentukan dari jumlah yang terbunuh oleh si pembunuh.
Selama ini aku selalu menemukan profil the mass killer didalam novel-novel karangan James Patterson dan memang begitu sempurnanya deskripsi seorang pembunuh massal yang kecenderungan psikopatnya invisible, aku tidak akan pernah menyangka seorang itu benar-benar ada dikehidupan nyata.
Beberapa waktu terakhir ini, kasus pembunuhan [...]

Continue reading »