Malam mulai menjelang pagi, tengah malam sunyi yang ditemani sekelumit suara manis penyanyi pendatang baru yang berteriak sedih kehilangan kekasih, Alex menetakkan jemarinya pada papan huruf yang langsung menyimpan jejak jemarinya di sebuah file baru.
Halaman ini begitu polos sehingga mengundangnya untuk menulis. Tepatnya, menginspirasikannya untuk terus bercerita perlahan tentang hidupnya kemarin. Alex meraih puntung [...]
Archive for October, 2008
28 Oct
Ketika tak lagi berpikir
7 Oct
Detak tak Teratur
PANIK.
Ternyata aku panik. Padahal sebelumnya aku pikir tidak perlu panik. Tapi,
aku panik. Panik. Panik.
Saat mendebarkan itu semakin mendekat. Aku tidak mengerti siapa yang mulai mengejar. Saat mendebarkan itu atau diriku sendiri. Dan, banyak yang belum terselesaikan. Ough! Sah saja kalau aku sebutkan ya…perkara printilan yang printil-printil dan tiba-tiba membuntut memanjang.
Dia masih belum ada dikota ini [...]