Bebek goreng

Hari ini dapat bebek goreng gratis… kalo orang bilang, siapa sih yang ga mo gratisan…awalnya nafsuuuu anget pengen makannya. Tapi, setelah mencerna pikiran pelan-pelan rasanya terlalu tamak untuk mengkonsumsinya. Kolesterol. Fiuh..kadar kolesterol pada bebek apalagi yang sudah mengalami proses penggorengan (lebih lagi kalau proses tersebut dilakukan di rumah makan dengan porsi bahan yang harus digoreng lebih banyak daripada porsi rumahan) cukup tinggi. Ada satu kawan saya setelah memakan satu potong bebek goreng plus sambel pecel dan nasi uduk, langsung mengalami efek hebat kolesterol bebek. begorSeluruh badan pegal dan kepala terserang migrain…

Akhirnya makan siang tadi diputuskan berupa dua macam sayuran dan tumis cumi serta satu potong tahu semur. Menurutku, cukup sehat sebagai menu makan siang di warung tegal dekat kantor, heee…

Daan..tidak kuat menahan godaan ’seonggok’ bebek goreng di piring kecil diatas meja kerjaku…ugh, cicip sambalnya dan tidak berhenti menggigit bebeknya sedikit demi sedikit…ouw…

Pedas..enak..dan pastinya…kolesterol..ugh…

Respond to this post